Scallywags (Gili Air - Lombok, Indonesia)

I’m in love with this place for sure and you will feel the same too. Never ever regret being tanned after going there kecuali setelah semua orang yang bilang kalau mukaku hitaman. Bikin sedih karena susah ciyn balikin ke asal haha tapi bener-bener gak nyesel sih. Aselideh
Dari jakarta pesawat jam tujuh pagi sampai bandar udara Lombok yang baru kita sewa mobil ke Teluk Kode untuk nyebrang ke Gili Air. Dari bandara ke teluk kode itu kira-kira satu setengah jam, ngelewatin pantai senggigi yang kece nya ga ada obat. Sepanjang pantai banyak villa yang kece nya ga kalah juga. Semakin gak sabar sampai ke Gili!!!
Sampai di teluk kode kita cari rumah singgahnya scallywags ini. Jadi ternyata tiap hotel & villa di Gili itu punya rumah singgah di teluk kode untuk penyebrangan ke Gili dengan speed boat pribadi gitu. Ada juga sih kapal umum yang nyebrang dan sudah ada jadwal tetapnya. Kalau pake speed boat pribadi itu jam nya bisa menyesuaikan pengunjung, jadi lebih fleksibel.
Sampai di Gili Air alamak banget sih Scallywags ini kecenyaaaaa gak ada obat sama sekali kakaaaakk!!! Karena kita sampai hotel itu sudah siang jadi istirahat sebentar, makan siang trus bobok-bobok di pinggir pantai. Sempet main sepeda sebentar tapi ga kuat karena ternyata ga gampang ya main sepeda di pantai :( jadi menyerahlah saya dan kembali bobok-bobok pinggir pantai.
Hari kedua mulai dari jam 11 siang kita sudah siap untuk snorkeling di Gili Meno dan Trawangan. Kita sewa glass bottom boat seharian. Mas-masnya kasih tau tempat mana aja yang bagus untuk dilihat-lihat bawah lautnya. Antara seneng dan geli cobain snorkeling pertama kali. Geli kalau ikannya nempel-nempel ke badan haha tapi ternyata ga segitunya kok. Dan emang bagus banget sih pemandangan dasar laut itu! Ga nyesel sekarang pulang punggung kebakar dan masih gatel karena ganti kulit :s
Hari itu kita makan siang dan rencana lihat sunset di Gili Trawangan. Sampai sana, loh kok, ramai sekaliiii. Beda banget sama Gili Air yang didominasi turis asing dan keadaan yang tenang. Turun dari kapal lumayan shock karena banyak pelajar pakai seragam pramuka, semacam study tour mungkin yaaa~ pemandangan ganggu kedua adalah banyaknya mas-mas disana yang gangguin semacam mang-mang di tanah abang, pfft. Oia, di Trawangan lebih hidup sih, banyak ATM dan turis lokal. Habis late-lunch, kita lanjut jalan ke arah sunset deck. Lumayan panjang namun menyenangkan ^^
Liburang singkat, berkesan dan menyenangkan telah berakhir. Tiga hari disana bareng orang-orang baik dan kusayang bener-bener bikin ga ingin pulang ke Jakarta. Kalau ditanya aku lebih bagus Gili Trawangan atau Air sih aku akan jawab Gili Air. Tanya kenapa dan cari tau sendiri jawabannya ;-)
Happy Holiday!
You can view our hotel website on : http://www.scallywagsresort.com/

Scallywags (Gili Air - Lombok, Indonesia)

I’m in love with this place for sure and you will feel the same too. Never ever regret being tanned after going there kecuali setelah semua orang yang bilang kalau mukaku hitaman. Bikin sedih karena susah ciyn balikin ke asal haha tapi bener-bener gak nyesel sih. Aselideh

Dari jakarta pesawat jam tujuh pagi sampai bandar udara Lombok yang baru kita sewa mobil ke Teluk Kode untuk nyebrang ke Gili Air. Dari bandara ke teluk kode itu kira-kira satu setengah jam, ngelewatin pantai senggigi yang kece nya ga ada obat. Sepanjang pantai banyak villa yang kece nya ga kalah juga. Semakin gak sabar sampai ke Gili!!!

Sampai di teluk kode kita cari rumah singgahnya scallywags ini. Jadi ternyata tiap hotel & villa di Gili itu punya rumah singgah di teluk kode untuk penyebrangan ke Gili dengan speed boat pribadi gitu. Ada juga sih kapal umum yang nyebrang dan sudah ada jadwal tetapnya. Kalau pake speed boat pribadi itu jam nya bisa menyesuaikan pengunjung, jadi lebih fleksibel.

Sampai di Gili Air alamak banget sih Scallywags ini kecenyaaaaa gak ada obat sama sekali kakaaaakk!!! Karena kita sampai hotel itu sudah siang jadi istirahat sebentar, makan siang trus bobok-bobok di pinggir pantai. Sempet main sepeda sebentar tapi ga kuat karena ternyata ga gampang ya main sepeda di pantai :( jadi menyerahlah saya dan kembali bobok-bobok pinggir pantai.

Hari kedua mulai dari jam 11 siang kita sudah siap untuk snorkeling di Gili Meno dan Trawangan. Kita sewa glass bottom boat seharian. Mas-masnya kasih tau tempat mana aja yang bagus untuk dilihat-lihat bawah lautnya. Antara seneng dan geli cobain snorkeling pertama kali. Geli kalau ikannya nempel-nempel ke badan haha tapi ternyata ga segitunya kok. Dan emang bagus banget sih pemandangan dasar laut itu! Ga nyesel sekarang pulang punggung kebakar dan masih gatel karena ganti kulit :s

Hari itu kita makan siang dan rencana lihat sunset di Gili Trawangan. Sampai sana, loh kok, ramai sekaliiii. Beda banget sama Gili Air yang didominasi turis asing dan keadaan yang tenang. Turun dari kapal lumayan shock karena banyak pelajar pakai seragam pramuka, semacam study tour mungkin yaaa~ pemandangan ganggu kedua adalah banyaknya mas-mas disana yang gangguin semacam mang-mang di tanah abang, pfft. Oia, di Trawangan lebih hidup sih, banyak ATM dan turis lokal. Habis late-lunch, kita lanjut jalan ke arah sunset deck. Lumayan panjang namun menyenangkan ^^

Liburang singkat, berkesan dan menyenangkan telah berakhir. Tiga hari disana bareng orang-orang baik dan kusayang bener-bener bikin ga ingin pulang ke Jakarta. Kalau ditanya aku lebih bagus Gili Trawangan atau Air sih aku akan jawab Gili Air. Tanya kenapa dan cari tau sendiri jawabannya ;-)

Happy Holiday!

You can view our hotel website on : http://www.scallywagsresort.com/

Friday Jan 1 @ 02:12am




powered by tumblr | themed by fusels